LAHAT l Lahataktual.co.id — Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Perikanan bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lahat sukses menyelenggarakan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Lahat Tahun 2026. Mengusung tema “Ragam Menu dan Kreasi Masakan Ikan untuk Menyehatkan, Mencerdaskan, dan Mencegah Stunting”, kegiatan ini dihelat di Gedung Kesenian Lahat pada Kamis (8/10/2026).
Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Lahat, Widya Ningsih, S.H., M.A., serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran pengurus PKK, Dharma Wanita Persatuan, para camat se-Kabupaten Lahat, dewan juri, serta puluhan peserta dari berbagai kecamatan.
Dalam laporan pelaksanaannya, Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Lahat, Novita Suryanti, S.Pi., menyampaikan bahwa kegiatan ini berlandaskan pada sejumlah regulasi strategis, termasuk Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan serta program percepatan perbaikan gizi nasional dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Lomba ini diikuti oleh 48 peserta yang merupakan gabungan dari anggota TP PKK Kecamatan dan pendamping dari total 24 kecamatan di Kabupaten Lahat. Bahan utama yang dilombakan berfokus pada potensi ikan lokal, yaitu ikan nila, patin, dan lele.
“Tujuan kegiatan ini di antaranya meningkatkan keterampilan peserta dalam mengolah masakan berbahan ikan, mempromosikan keanekaragaman menu kepada masyarakat luas, serta membangun kesadaran pemenuhan gizi untuk kesehatan dan pencegahan stunting. Juara umum dari ajang ini nantinya akan dikirim untuk mewakili Kabupaten Lahat ke tingkat Provinsi,” ujar Novita.
Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Lahat yang diwakili oleh Ketua Bidang 3, Ria Apriani Chandra, S.Pd., menekankan agar kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata. Ia berharap para kader PKK dapat menjadi motor penggerak di tengah masyarakat untuk mengampanyekan pentingnya konsumsi ikan di era modern yang dipenuhi makanan cepat saji.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lahat Widya Ningsih memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif antara Dinas Perikanan dan TP PKK ini. Ia menyoroti pentingnya pola asuh gizi yang adaptif terhadap perkembangan zaman guna memastikan anak-anak tumbuh sehat dan cerdas.

Widya Ningsih mengingatkan para ibu dan kader PKK agar lebih peduli terhadap pemenuhan gizi seimbang, terutama kecukupan protein hewani bagi anak-anak dalam upaya pencegahan stunting.
“Di era perkembangan zaman saat ini, kita harus lebih peduli dengan gizi seimbang yang kaya akan protein, termasuk dari ikan dan telur. Porsi makan anak harus memiliki kandungan protein yang memadai untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” tegas Widyaningsih.
Ia juga berpesan agar ke depan kegiatan edukatif semacam ini dapat melibatkan partisipasi masyarakat secara lebih luas, sehingga kesadaran pentingnya gemar makan ikan dan pencegahan stunting dapat merata hingga ke seluruh lapisan keluarga di Kabupaten Lahat.
Melalui perlombaan ini, para peserta tidak hanya berkompetisi untuk meraih predikat juara, tetapi juga saling bertukar inspirasi resep olahan ikan rumahan hingga kudapan (snack) kreatif yang menarik minat anak-anak untuk gemar mengonsumsi ikan demi mewujudkan generasi emas Kabupaten Lahat.
Laporan: Nita






