LAHAT l Lahataktual.co.id — Pekerjaan pembangunan dan pelebaran akses jalan menuju kawasan Taman Wisata Megalit di Kabupaten Lahat terus dikebut. Jalan yang sebelumnya relatif sempit kini telah diperlebar hingga sekitar 6 meter, sehingga kendaraan berukuran besar seperti bus sudah dapat melintas. Rabu (30/9/2026)
Pelebaran akses tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan wisata megalit, khususnya untuk mendukung kunjungan wisatawan dan pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Lahat.
Alex, selaku pengawas pelaksana pekerjaan, mengatakan pengerjaan jalan dilakukan dengan memperhatikan ukuran badan jalan serta ketebalan material yang telah ditentukan dalam pekerjaan.
Ia menegaskan, pihak pelaksana berupaya memenuhi standar pekerjaan yang telah ditetapkan dan tidak melakukan pengurangan material maupun mutu pekerjaan.
“Kalau mengukur, jangan hanya di bagian yang tipis. Namanya dilapangkan, kita buka sepanjang lahan yang memang menjadi bagian pekerjaan. Untuk pekerjaan sebelumnya, lebih dari dua kilometer sudah disiapkan dengan ketebalan sekitar 20 sentimeter,” ujar Alex.
Menurutnya, pada sejumlah titik terdapat kondisi medan berupa jurang maupun kontur yang membutuhkan penanganan khusus. Karena itu, panjang efektif pekerjaan yang dapat dikerjakan menyesuaikan kondisi medan di lapangan.
Alex juga menjelaskan bahwa material yang digunakan tidak sekadar berupa tanah. Material telah melalui proses pencampuran dengan komposisi yang telah ditentukan, termasuk pasir dan split, sebelum digunakan pada badan jalan.
“Material ada komposisinya sendiri. Bukan tanah yang kita gunakan. Pasir sudah kami mix dan kemudian dicampur dengan split. Jadi ada komposisi yang sudah kami tentukan,” katanya.
Ia menegaskan, pelaksana pekerjaan berkomitmen menjaga kualitas pembangunan dan tidak sengaja mengurangi penggunaan material demi mengejar pekerjaan.

“Kalau ada masalah, silakan dicek. Kami siap di lapangan. Kami tidak bekerja untuk menghasilkan mutu yang jelek. Mengurangi semen atau material juga tidak kami lakukan,” tegasnya.
Alex menyebut pekerjaan akses jalan tersebut terus dikebut dan ditargetkan dapat diselesaikan sesuai jadwal pelaksanaan. Dari keseluruhan rencana, terdapat sejumlah titik yang memiliki kondisi medan berbeda sehingga penanganannya disesuaikan dengan situasi lapangan.
Pelebaran jalan hingga sekitar 6 meter diharapkan dapat memberikan akses yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat maupun wisatawan yang akan menuju kawasan Taman Wisata Megalit.
Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menegaskan pembangunan akses menuju kawasan wisata megalit harus dikerjakan secara maksimal dan memperhatikan kualitas pekerjaan.
Bursah meminta seluruh pihak yang terlibat, khususnya pelaksana dan pengawas pekerjaan, memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, serta ketentuan dalam kontrak.
“Saya minta pekerjaan akses menuju kawasan wisata megalit ini dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Jangan hanya mengejar cepat selesai, tetapi kualitas dan kerapian pekerjaan juga harus menjadi perhatian utama. Apa yang dibangun ini untuk kepentingan masyarakat dan pengembangan pariwisata Lahat,” tegas Bursah.
Bupati juga meminta pengawasan dilakukan secara terbuka dan berdasarkan kondisi pekerjaan secara menyeluruh. Setiap temuan terkait kualitas maupun pelaksanaan pekerjaan, menurutnya, harus disampaikan melalui mekanisme yang tepat agar dapat ditindaklanjuti secara objektif.
Dengan semakin lebarnya akses jalan tersebut, Pemkab Lahat berharap kawasan wisata megalit dapat lebih mudah dijangkau kendaraan, termasuk bus wisata, sehingga mendukung peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Laporan: Nita






