Kalapas Lahat Tinjau Pelaksanaan Assessment Rehabilitasi dan Re-Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

LAHAT l Lahat aktual.co.id  — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat, Royhan Al Faisal, meninjau pelaksanaan Assessment Rehabilitasi dan Re-Edukasi Narapidana Pengguna NAPZA Berbasis Ketahanan Pangan di Lapas Kelas IIA Lahat, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 49 warga binaan yang merupakan pengguna NAPZA. Assessment dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi, kebutuhan, motivasi, serta kesiapan peserta dalam mengikuti program rehabilitasi dan pembinaan lanjutan.

Dalam peninjauan tersebut, Royhan melihat langsung proses assessment dan re-edukasi serta memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Pendampingan juga dilakukan selama kegiatan agar peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik.

Assessment menjadi salah satu tahapan dalam menentukan kebutuhan pembinaan dan rehabilitasi yang sesuai dengan kondisi masing-masing peserta. Selain proses penilaian, kegiatan tersebut juga disertai pemberian edukasi mengenai dampak penyalahgunaan NAPZA, pola hidup sehat, pengendalian diri, perubahan perilaku, serta upaya membangun komitmen untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif.

Kalapas Lahat Royhan Al Faisal mengatakan, pelaksanaan rehabilitasi perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek pemulihan sekaligus pembinaan keterampilan dan kemandirian warga binaan.

“Assessment ini menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masing-masing peserta sehingga proses pembinaan dan rehabilitasi dapat dilakukan secara lebih terarah. Kami ingin memastikan warga binaan mendapatkan pendampingan yang tepat sekaligus memiliki motivasi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Royhan.

Menurut Royhan, pendekatan berbasis ketahanan pangan dapat menjadi salah satu sarana dalam mendukung pembinaan warga binaan melalui kegiatan yang bersifat produktif. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan ketekunan, sekaligus memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan setelah menjalani masa pidana.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Hasil assessment selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan tindak lanjut pembinaan dan rehabilitasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta.

Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Lahat berupaya menjalankan pembinaan secara terarah dan berkelanjutan dengan mengintegrasikan aspek rehabilitasi, re-edukasi, serta pengembangan kemandirian warga binaan sebagai bagian dari persiapan sebelum kembali ke keluarga dan lingkungan masyarakat.

 

Laporan: Nita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *