LAHAT l Lahataktual.co.id – SMP Negeri 8 Lahat menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan dan dampak pernikahan dini bagi siswa bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lahat, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya kesiapan usia, pendidikan, kesehatan, serta tanggung jawab sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Lahat, Tajrimuddin, bersama tim memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai berbagai risiko pernikahan dini. Materi sosialisasi menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan, mempersiapkan masa depan, serta memahami konsekuensi sosial, psikologis, kesehatan, dan pendidikan yang dapat timbul akibat pernikahan pada usia anak.
Sosialisasi ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa agar lebih memahami pentingnya menjaga diri, membangun cita-cita, serta mengambil keputusan secara bijak dalam menghadapi pergaulan dan perkembangan zaman.
Kepala SMP Negeri 8 Lahat, Yudi Markos, S.Pd., M.M., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai pencegahan pernikahan dini merupakan bagian penting dari upaya sekolah dalam membentuk karakter dan melindungi masa depan peserta didik.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para siswa mendapatkan pemahaman yang benar mengenai dampak pernikahan dini, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun kesiapan mental dan tanggung jawab. Anak-anak masih memiliki perjalanan pendidikan dan cita-cita yang perlu diperjuangkan. Karena itu, mereka harus dibekali pengetahuan agar mampu mengambil keputusan yang tepat serta fokus dalam meraih masa depan,” ujar Yudi Markos.
Ia menambahkan, sekolah tidak hanya bertanggung jawab dalam memberikan pendidikan akademik, tetapi juga berperan dalam membangun karakter, meningkatkan kesadaran siswa, dan memberikan pembekalan untuk menghadapi berbagai persoalan sosial di lingkungan mereka.
Sementara itu, Kepala KUA Lahat, Tajrimuddin, menyampaikan bahwa sosialisasi pencegahan pernikahan dini merupakan langkah edukatif untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya kesiapan dalam membangun rumah tangga.
“Pernikahan bukan hanya menyangkut hubungan antara dua orang, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik, mental, emosional, sosial, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, para siswa perlu memahami bahwa masa remaja merupakan waktu yang penting untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan,” ungkap Tajrimuddin.

Ia juga mengajak para siswa untuk lebih fokus menempuh pendidikan, menghargai diri sendiri, serta berdiskusi dengan orang tua, guru, atau pihak yang berkompeten apabila menghadapi persoalan yang berkaitan dengan pergaulan dan rencana masa depan.
Menurutnya, sinergi antara Kementerian Agama, pihak sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memberikan pendampingan serta edukasi yang tepat kepada generasi muda.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMP Negeri 8 Lahat bersama Kemenag Lahat berharap para siswa semakin memahami pentingnya mencegah pernikahan dini, melanjutkan pendidikan, dan mempersiapkan masa depan secara terencana.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi dan kerja sama antarlembaga dalam mendukung tumbuh kembang anak serta menciptakan generasi muda yang berpengetahuan, berkarakter, dan mampu merencanakan masa depannya dengan baik.
Laporan: Nita


