LAHAT l Lahataktual.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Lahat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kecamatan Lahat melaksanakan kegiatan reses tahap II Tahun Anggaran 2026 di sejumlah sekolah dasar, Selasa (14/04/2026). Kegiatan ini bertujuan menyerap langsung aspirasi serta mengetahui kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi pihak sekolah.
Reses tersebut dilaksanakan di lima lokasi, yakni SD Negeri 4 Lahat, SD Negeri 14 Lahat, SD Negeri 3 Lahat, SD Negeri 12 Lahat, dan SD Negeri 29 Lahat. Aspirasi yang dihimpun nantinya akan diperjuangkan dalam program pembangunan di tingkat Kabupaten Lahat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Dalam kunjungan ke SD Negeri 4 Lahat, rombongan anggota DPRD yang terdiri dari Hj. Sumiati, S.Pd dari Komisi IV dan Arry, A.Md dari Komisi II, bersama staf Sekretariat DPRD, disambut oleh Kepala Sekolah Yenni Hariani, S.Pd., M.Pd beserta dewan guru.
Pada kesempatan tersebut, Kepala SD Negeri 4 Lahat, Yenni Hariani, menyampaikan sejumlah permasalahan krusial yang dihadapi sekolah. Di antaranya, kebutuhan tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan berat dan tidak dapat digunakan selama hampir dua tahun, yakni kelas 5A, 5B, dan kelas 6, akibat kerusakan pada atap dan plafon.
Selain itu, pihak sekolah juga mengusulkan pengadaan meubelair karena banyak meja dan kursi siswa yang sudah rusak. Sekolah juga membutuhkan fasilitas sanitasi seperti SPAL, tambahan WC, serta akses air bersih melalui PDAM yang hingga kini masih terbatas. Kondisi tersebut dinilai menghambat proses belajar mengajar.

“Permasalahan lainnya meliputi kondisi ruang UKS serta kebutuhan fasilitas penunjang seperti asrama guru,” ujar Yenni.
Menanggapi hal tersebut, Hj. Sumiati menyatakan bahwa seluruh aspirasi akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat. Ia menegaskan bahwa kondisi ruang kelas yang rusak harus menjadi prioritas karena sudah tidak digunakan dalam waktu cukup lama.
“Kami akan menyampaikan proposal ini kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar segera ditindaklanjuti, mengingat kondisi sekolah sudah sangat mendesak,” ujarnya.
Sementara itu, Arry menambahkan pihaknya akan mendorong Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memprioritaskan perbaikan SD Negeri 4 Lahat, termasuk melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT), mengingat kondisi bangunan yang sudah tidak layak.
“Kami siap memperjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan pihak sekolah hingga dapat direalisasikan,” kata Arry.
Kegiatan reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat, khususnya sektor pendidikan, dengan kebijakan pembangunan daerah di Kabupaten Lahat.
Laporan: Doni






