LAHAT I Lahataktual.co.id — Pemerintah Kabupaten Lahat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 pada Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Gedung Kesenian Kabupaten Lahat.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, dan dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari DPRD, perwakilan kecamatan, instansi vertikal, akademisi, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga perwakilan BUMN, BUMD, dan swasta.
Ketua panitia Musrenbang RKPD 2027, Ferry Yansah Eka Putra, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.
Ia menjelaskan, Musrenbang RKPD bertujuan untuk menampung berbagai masukan dan usulan dari para pemangku kepentingan guna penajaman, penyelarasan, dan penyempurnaan rancangan program pembangunan daerah yang akan dituangkan dalam RKPD Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2027.
“Melalui forum ini diharapkan terjamin keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, serta tercapainya kesepakatan terhadap program prioritas, lokasi kegiatan, dan sinkronisasi dengan program pembangunan Provinsi Sumatera Selatan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi dalam sambutannya menekankan pentingnya Musrenbang sebagai forum strategis, bukan sekadar kegiatan seremonial atau rutinitas tahunan.
Menurutnya, perencanaan pembangunan harus menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan mampu menjawab tantangan dinamika global maupun nasional, termasuk potensi kenaikan harga komoditas, inflasi, serta dampak kondisi geopolitik dunia.
“Musrenbang ini jangan hanya menjadi ritual. Kita harus memastikan setiap program benar-benar memiliki substansi dan berdampak bagi masyarakat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pengendalian dan evaluasi program pembangunan secara berkelanjutan. Untuk itu, dirinya berencana membentuk satuan tugas (satgas) khusus guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, Bupati mengingatkan agar seluruh perencanaan pembangunan tetap selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi, sehingga penggunaan anggaran tidak sia-sia dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan sinergi, termasuk dengan sektor perbankan, guna mendorong pengembangan UMKM sebagai salah satu upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi inflasi.
Musrenbang RKPD ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam merumuskan arah pembangunan Kabupaten Lahat ke depan yang lebih terarah, partisipatif, dan berkelanjutan.
Laporan: Nita






