Diduga Ada Ketidaksesuaian Penggunaan Dana BOS untuk Perpustakaan di SMP Negeri 1 Kota Agung

Oplus_131072

LAHAT I Lahataktual.co.id — Dugaan ketidaksesuaian penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2025 tahap 2 mencuat di SMP Negeri 1 Kota Agung, Kabupaten Lahat. Anggaran yang disebut-sebut dialokasikan untuk pengembangan perpustakaan senilai sekitar Rp44 juta diduga tidak terealisasi sebagaimana mestinya. Sabtu (14/3/2026)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada tahun anggaran 2025 sekolah tersebut dipimpin oleh Kepala Sekolah Enik Alyupis. Namun, sejumlah pihak mempertanyakan penggunaan anggaran pengembangan perpustakaan tersebut karena dinilai tidak terlihat adanya penambahan koleksi buku baru.

Salah seorang siswa SMP Negeri 1 Kota Agung yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak mengetahui adanya penambahan buku baru di perpustakaan sekolah.

“Selama ini kami meminjam buku yang sudah lama di perpustakaan. Setahu kami tidak ada buku baru yang masuk,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang wali murid. Ia mengaku tidak mengetahui adanya alokasi dana BOS yang cukup besar untuk pengembangan perpustakaan pada tahun 2025.

Menurutnya, para siswa bahkan masih diminta membeli buku Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai tambahan bahan belajar.

“Kami tidak tahu kalau dana BOS untuk pengembangan perpustakaan mencapai puluhan juta rupiah. Sementara anak-anak kami masih membeli buku LKS untuk tambahan belajar,” ungkapnya.

Terkait dugaan tersebut, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah mengenai realisasi penggunaan dana BOS untuk pengembangan perpustakaan tersebut.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat melakukan klarifikasi dan apabila diperlukan dilakukan pemeriksaan guna memastikan penggunaan anggaran pendidikan berjalan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

 

Laporan: Nita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *