Pembangunan Tebat Desa Penandingan Diduga Terbengkalai, Dinas Perikanan Lahat Beri Penjelasan

LAHAT l Lahataktual.co.id — Proyek pembangunan tebat di Desa Penandingan, Kecamatan Mulak Sebingkai, Kabupaten Lahat, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp6,2 miliar, diduga mengalami keterlambatan dan terbengkalai. Proyek tersebut menjadi sorotan masyarakat karena hingga kini belum selesai sepenuhnya. Kamis (16/4/2026)

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lahat, Maruly, memberikan penjelasan terkait progres pembangunan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pengerjaan fisik proyek telah mencapai 66 persen, sementara realisasi pembayaran kepada pihak kontraktor baru sebesar 50 persen.

“Untuk pengerjaan fisik sudah 66 persen, sedangkan pembayaran baru 50 persen,” ujar Maruly.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk pengadaan pakan dan bibit ikan yang merupakan bagian dari program tersebut, telah terealisasi 100 persen. Pengadaan tersebut, kata dia, dilakukan oleh perusahaan berbeda dari kontraktor pembangunan fisik.

“Untuk pakan dan bibit sudah tersalurkan 100 persen dengan CV yang berbeda,” tambahnya.

Namun demikian, proyek ini tidak dapat dilanjutkan sesuai rencana awal karena kontrak kerja dengan pihak pelaksana, CV Dewa Elang Perkasa, telah diputus pada 30 Desember 2025.

Maruly menegaskan bahwa dalam proses pengerjaan fisik serta penyaluran bantuan pakan dan bibit ikan, pihak Dinas Perikanan Kabupaten Lahat mendapatkan pendampingan dari Kejaksaan Negeri Lahat. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2023 melalui nota kesepahaman (MoU).

“Sejak tahun 2023, kami sudah melakukan MoU dengan Kejaksaan Negeri Lahat untuk pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan,” jelasnya.

Meski demikian, kondisi proyek yang belum rampung menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait efektivitas penggunaan anggaran dan kelanjutan pembangunan ke depan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai rencana penyelesaian proyek tersebut maupun langkah yang akan diambil terhadap pihak kontraktor.

 

Laporan: Nita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *