LAHAT I Lahataktual.co.id – SMP Negeri 2 Merapi Barat resmi memulai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 17 Juli 2026 tersebut diikuti oleh 160 murid baru.
Mengusung tema “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah, Menjadi Murid yang Berkarakter dan Berprestasi,” MPLS dilaksanakan setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB. Program ini bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, serta membangun karakter positif sejak awal memasuki jenjang pendidikan.
Kepala SMP Negeri 2 Merapi Barat, Agusti Mastura, S.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan MPLS Ramah dirancang untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh murid baru.
“MPLS merupakan langkah awal bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah, para guru, tenaga kependidikan, serta teman-teman baru. Kami ingin mereka merasa diterima dan nyaman sehingga siap mengikuti proses pembelajaran dengan semangat,” ujar Agusti Mastura.

Ia menjelaskan, selain memperkenalkan lingkungan sekolah, berbagai materi yang diberikan selama MPLS juga difokuskan pada pembentukan karakter, penguatan disiplin, tanggung jawab, etika, serta semangat meraih prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan disusun sesuai konsep MPLS Ramah yang mengedepankan pendekatan edukatif tanpa adanya perundungan, kekerasan, maupun bentuk kegiatan yang dapat merugikan peserta didik.
“Kami berharap seluruh murid baru mampu beradaptasi dengan baik, memiliki rasa percaya diri, menjunjung tinggi nilai-nilai karakter, dan terus berupaya meraih prestasi selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 2 Merapi Barat,” tambahnya.
Melalui MPLS Ramah ini, pihak sekolah berharap seluruh peserta didik baru dapat memulai tahun ajaran dengan semangat baru, membangun kebiasaan belajar yang positif, serta menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi bagi sekolah maupun masyarakat.
Laporan: Nita






