LAHAT I Lahataktual.co.id – Kegiatan Pesantren Kilat di SMA Negeri 1 PUMI kabupaten Lahat berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Para siswa mendapatkan pembelajaran mendalam mengenai Sejarah Kebudayaan Islam dari para pemateri, yakni Ust. Adi Firman, S.Pd.I., dan Ustzh. Hultini, S.Pd.I. Kamis (6/3/2025)
Dalam materi yang disampaikan, para pemateri menjelaskan bahwa agama Islam pertama kali dibawa oleh Nabi Ibrahim sebagai agama Tauhid. Ajaran ini kemudian diteruskan oleh Nabi Ismail. Namun, setelah wafatnya Nabi Ismail, Kota Mekkah mengalami kemunduran moral. Masyarakat kembali menyembah berhala, dan perempuan dipandang rendah hingga kerap dibunuh saat lahir. Masa Jahiliyah ini berlangsung cukup lama di Jazirah Arab, hingga akhirnya pada tahun 571 M, Nabi Muhammad lahir dan menyempurnakan ajaran Tauhid. Melalui ajaran Islam, Nabi Muhammad meninggikan derajat perempuan dan menghapus praktik-praktik yang tidak manusiawi.

Kepala SMA Negeri 1 PUMI, Drs. Jonhamdi, MM, mengapresiasi jalannya kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa pesantren kilat merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa agar memiliki pemahaman keagamaan yang kuat serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membekali siswa dengan nilai-nilai keislaman yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujar Drs. Jonhamdi, MM.
Pesantren kilat ini menjadi salah satu agenda tahunan SMA Negeri 1 PUMI dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Selain pemaparan materi keislaman, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai aktivitas keagamaan lainnya, seperti tadarus Al-Qur’an dan kajian keislaman.
Laporan: Nita













