Forkopimca Merapi Gelar Rapat Koordinasi Bersama Perusahaan Batubara, Bahas Solusi Kemacetan dan Kerusakan Jalan

LAHAT I Lahataktual.co.id – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Merapi bersama perwakilan pemerintah daerah, kepolisian, perusahaan pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP), dan transportir angkutan batubara menggelar rapat koordinasi di Polsek Merapi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, guna membahas permasalahan kemacetan dan kerusakan jalan di wilayah Merapi Area, Jumat (17/5/2025).

Rapat tersebut merupakan respons atas meningkatnya keluhan masyarakat terkait kemacetan lalu lintas dan kondisi jalan yang rusak akibat lalu lintas angkutan batubara yang dinilai melebihi kapasitas tonase.

Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto SIK, MIK, melalui Kasat Lantas Iptu Dr. Jhoni Albert SH, MH, MSI dan Kapolsek Merapi Iptu Chandra Kirana SH, MH, menyampaikan bahwa hasil rapat menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis. Salah satunya adalah upaya untuk mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan regulasi khusus mengenai jam operasional dan spesifikasi kendaraan batubara yang diperbolehkan melintasi jalan umum.

“Rapat ini menyepakati pentingnya pengaturan jam operasional angkutan batubara sebagai turunan dari surat edaran Gubernur Sumsel Nomor 540/2359/DESM/2018, serta mempertimbangkan Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 74 Tahun 2018. Diharapkan ada regulasi di tingkat kabupaten yang dapat diterapkan secara efektif,” jelas Iptu Chandra Kirana.

Selain itu, pihak kepolisian dan pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Lahat menginisiasi pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik-titik rawan kemacetan sebagai langkah cepat penanganan, khususnya ketika terjadi kerusakan kendaraan atau tumpahan batubara di jalan raya.

“Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek sekaligus alat monitoring untuk mengurangi kemacetan,” tambah Iptu Jhoni.

Pihak perusahaan pemilik IUP dan transportir menyambut positif hasil rapat tersebut, dan menyatakan kesiapan mendukung pemasangan CCTV serta penanganan awal kerusakan jalan yang ada.

Rapat koordinasi ini juga merupakan bentuk sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam menjaga stabilitas kegiatan pertambangan serta keselamatan masyarakat pengguna jalan di Kecamatan Merapi Area.

 

Laporan: Nita